Hadits Tirmidzi Nomor 3881-3891

Hadits Tirmidzi Nomor 3881

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ خَالِدٍ الْحِمْصِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ أَهْدَى رَجُلٌ مِنْ بَنِي فَزَارَةَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَاقَةً مِنْ إِبِلِهِ الَّتِي كَانُوا أَصَابُوا بِالْغَابَةِ فَعَوَّضَهُ مِنْهَا بَعْضَ الْعِوَضِ فَتَسَخَّطَهُ فَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى هَذَا الْمِنْبَرِ يَقُولُ إِنَّ رِجَالًا مِنْ الْعَرَبِ يُهْدِي أَحَدُهُمْ الْهَدِيَّةَ فَأُعَوِّضُهُ مِنْهَا بِقَدْرِ مَا عِنْدِي ثُمَّ يَتَسَخَّطُهُ فَيَظَلُّ يَتَسَخَّطُ عَلَيَّ وَايْمُ اللَّهِ لَا أَقْبَلُ بَعْدَ مَقَامِي هَذَا مِنْ رَجُلٍ مِنْ الْعَرَبِ هَدِيَّةً إِلَّا مِنْ قُرَشِيٍّ أَوْ أَنْصَارِيٍّ أَوْ ثَقَفِيٍّ أَوْ دَوْسِيٍّ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ وَهُوَ أَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ يَزِيدَ بْنِ هَارُونَ عَنْ أَيُّوبَ


Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Isma’il] telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Khalid Al Himshi] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ishaq] dari [Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi] dari [ayahnya] dari [Abu Hurairah] dia berkata; “Seorang laki-laki dari Bani Fazarah memberi hadiah seekor unta kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dari beberapa ekor unta yang ia dapat dari hutan, kemudian beliau memberi ganti dengan beberapa ekor, namun laki-laki badui itu tidak ridla. Lalu aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda di atas mimbar ini: “Sesungguhnya salah seorang laki-laki dari penduduk Arab telah memberiku hadiah, lalu aku memberinya ganti dengan sesuatu yang aku miliki, namun dia tidak ridla bahkan semakin marah terhadapku, demi Allah, setelah dari tempat berdiriku ini, aku tidak akan menerima hadiah dari seorang arab pun kecuali dari Quraisy atau Anshar atau Tsaqif atau Daus.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan. Dan hadits ini lebih shahih dari pada hadits Yazid Ibnu Harun dari Ayyub.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3882

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ وَغَيْرُ وَاحِدٍ قَالُوا حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا أَبِي قَال سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَلَاذٍ يُحَدِّثُ عَنْ نُمَيْرِ بْنِ أَوْسٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ مَسْرُوحٍ عَنْ عَامِرِ بْنِ أَبِي عَامِرٍ الْأَشْعَرِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِعْمَ الْحَيُّ الْأَسْدُ وَالْأَشْعَرِيُّونَ لَا يَفِرُّونَ فِي الْقِتَالِ وَلَا يَغُلُّونَ هُمْ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُمْ قَالَ فَحَدَّثْتُ بِذَلِكَ مُعَاوِيَةَ فَقَالَ لَيْسَ هَكَذَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ هُمْ مِنِّي وَإِلَيَّ فَقُلْتُ لَيْسَ هَكَذَا حَدَّثَنِي أَبِي وَلَكِنَّهُ حَدَّثَنِي قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ هُمْ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُمْ قَالَ فَأَنْتَ أَعْلَمُ بِحَدِيثِ أَبِيكَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ وَهْبِ بْنِ جَرِيرٍ وَيُقَالُ الْأَسْدُ هُمْ الْأَزْدُ


Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Ya’qub] dan yang lain, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Jarir] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dia berkata; saya mendengar [Abdullah bin Maladz] bercerita dari [Numair bin Aus] dari [Malik bin Masruh] dari [‘Amir bin Abu ‘Amir Al Asy’ari] dari [ayahnya] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik penduduk adalah (penduduk) Bani Asad dan Asy’ariyyin, mereka tidak lari dari peperangan dan tidak pula korupsi (menyembunyikan harta rampasan), mereka dari bagianku dan aku termasuk dari bagian mereka.” Perawi berkata; “Maka aku ceritakan hal itu kepada [Mu’awiyah], lantas dia berkata; “Bukan begini sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, akan tetapi beliau bersabda: “Mereka termasuk dari bagianku dan kepadaku.” Maka saya membantah; “Bukan begini yang diceritakan oleh ayahku kepadaku, akan tetapi dia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Mereka dari bagianku dan aku termasuk dari bagian mereka.” Mu’awiyah berkata; “Kamu lebih tahu dengan hadits ayahmu.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Wahb bin Jarir, dan Asad disebut juga dengan Azad.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3883

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَسْلَمُ سَالَمَهَا اللَّهُ وَغِفَارٌ غَفَرَ اللَّهُ لَهَا قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي ذَرٍّ وَأَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ وَبُرَيْدَةَ وَأَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ


Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [Abdullah bin Dinar] dari [Ibnu Umar] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Bani Aslam karena ia telah diselamatkan oleh Allah, dan Gihifar karena ia telah diampuni oleh Allah.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan dalam bab ini, telah diriwayatkan pula dari Abu Dzar dan Abu Barzah al Aslami, Buraidah dan Abu Hurairah radliallahu ‘anhu.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3884

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَسْلَمُ سَالَمَهَا اللَّهُ وَغِفَارٌ غَفَرَ اللَّهُ لَهَا وَعُصَيَّةُ عَصَتْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ نَحْوَ حَدِيثِ شُعْبَةَ وَزَادَ فِيهِ وَعُصَيَّةُ عَصَتْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ


Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Hujr] telah menceritakan kepada kami [Isma’il bin Ja’far] dari [Abdullah bin Dinar] dari [Ibnu Umar] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bani Aslam karena ia telah diselamatkan oleh Allah dan Bani Ghifar karena ia telah diampuni oleh Allah. Sedangkan ‘Ushaiyyah karena ia telah durhaka terhadap Allah dan Rasul-Nya.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Mu`amal] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abdullah bin Dinar] seperti haditsnya Syu’bah dan ia sedikit menambahkan; “Dan ‘Ushayyah telah durhaka terhadap Allah dan Rasul-Nya.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3885

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَغِفَارٌ وَأَسْلَمُ وَمُزَيْنَةُ وَمَنْ كَانَ مِنْ جُهَيْنَةَ أَوْ قَالَ جُهَيْنَةُ وَمَنْ كَانَ مِنْ مُزَيْنَةَ خَيْرٌ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ أَسَدٍ وَطَيِّئٍ وَغَطَفَانَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ


Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Mughirah bin Abdurrahman] dari [Abu Az Zinnad] dari [Al A’raj] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Demi dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh Bani Ghifar, Aslam, Muzainah dan yang berada di Juhainah -atau sabdanya- Juhainah, dan yang berada di Muzainah lebih baik di sisi Allah dari pada Bani Asad, Thayi` dan Ghatafan pada hari Kiamat kelak.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3887

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَسْلَمُ وَغِفَارٌ وَمُزَيْنَةُ خَيْرٌ مِنْ تَمِيمٍ وَأَسَدٍ وَغَطَفَانَ وَبَنِي عَامِرِ بْنِ صَعْصَعَةَ يَمُدُّ بِهَا صَوْتَهُ فَقَالَ الْقَوْمُ قَدْ خَابُوا وَخَسِرُوا قَالَ فَهُمْ خَيْرٌ مِنْهُمْ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ


Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abdul Malik bin ‘Umair] dari [Abdurrahman bin Abu Bakrah] dari [ayahnya] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bani Aslam, Ghifar dan Muzainah lebih baik daripada Bani Tamim, Asad dan Ghathafan. dan Bani ‘Amir bin Sha’sha’ah yang keras suaranya.” Maka sebagian orang berkata; “Mereka akan celaka dan merugi.” Beliau bersabda: Maka mereka (Bani Aslam, Ghifar dan Muzainah) lebih baik daripada mereka (Bani Tamim, Asad dan Ghathafan serta Bani Amir bin Sha’sha’ah).” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3888

حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ آدَمَ ابْنُ ابْنَةِ أَزْهَرَ السَّمَّانِ حَدَّثَنِي جَدِّي أَزْهَرُ السَّمَّانُ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي يَمَنِنَا قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَبَارِكْ لَنَا فِي يَمَنِنَا قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ هُنَاكَ الزَّلَازِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا أَوْ قَالَ مِنْهَا يَخْرُجُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ ابْنِ عَوْنٍ وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ أَيْضًا عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ


Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Adam cucu Azhar bin As Saman] telah menceritakan kepadaku [kakekku yaitu Azhar As Saman] dari [Ibnu ‘Aun] dari [Nafi’] dari [Ibnu Umar] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, berkahilah kami di negeri Syam kami, Ya Allah, berkahilah kami di negeri Yaman kami.” Mereka (para sahabat) berkata; “Dan di daerah Najd kami?” beliau bersabda: “Ya Allah, berkahilah kami di negeri Syam kami, dan berkahilah kami di negeri Yaman kami.” Mereka (para sahabat) berkata; “Dan di daerah Najd kami?” beliau bersabda: “Di sana akan terjadi gempa bumi dan fitnah-fitnah.” Atau beliau bersabda: “Darinya akan muncul tanduk Syetan.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih, gharib melalui jalur ini yaitu dari hadits Ibnu ‘Aun. Dan hadits ini juga telah diriwayatkan dari [Salim bin Abdullah bin Umar] dari [ayahnya] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3889

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا أَبِي قَال سَمِعْتُ يَحْيَى بْنَ أَيُّوبَ يُحَدِّثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ شِمَاسَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ كُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نُؤَلِّفُ الْقُرْآنَ مِنْ الرِّقَاعِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طُوبَى لِلشَّامِ فَقُلْنَا لِأَيٍّ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِأَنَّ مَلَائِكَةَ الرَّحْمَنِ بَاسِطَةٌ أَجْنِحَتَهَا عَلَيْهَا قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ إِنَّمَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ يَحْيَى بْنِ أَيُّوبَ


Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Jarir] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dia berkata; saya mendengar [Yahya bin Ayyub] bercerita dari [Yazid bin Abu Habib] dari [Abdurrahman bin Syimasah] dari [Zaid bin Tsabit] dia berkata; “Kami menulis Al Qur’an dari pelepah kurma di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Beruntunglah bagi penduduk Syam.” Lalu kami bertanya; “Kenapa bisa seperti itu wahai Rasulullah?” beliau bersabda: “Sesungguhnya Malaikat dzat Yang Maha Pengasih (Allah) telah membentangkan sayapnya di atas negeri Syam.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami hanya mengetahui dari hadits Yahya bin Ayyub.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3890

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ يَفْتَخِرُونَ بِآبَائِهِمْ الَّذِينَ مَاتُوا إِنَّمَا هُمْ فَحْمُ جَهَنَّمَ أَوْ لَيَكُونُنَّ أَهْوَنَ عَلَى اللَّهِ مِنْ الْجُعَلِ الَّذِي يُدَهْدِهُ الْخِرَاءَ بِأَنْفِهِ إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَذْهَبَ عَنْكُمْ عُبِّيَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ وَفَخْرَهَا بِالْآبَاءِ إِنَّمَا هُوَ مُؤْمِنٌ تَقِيٌّ وَفَاجِرٌ شَقِيٌّ النَّاسُ كُلُّهُمْ بَنُو آدَمَ وَآدَمُ خُلِقَ مِنْ تُرَابٍ وَفِي الْبَاب عَنْ ابْنِ عُمَرَ وَابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ أَبُو عِيسَى وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ


Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abu ‘Amir Al ‘Aqadi] telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Sa’d] dari [Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Hendaklah mereka segera berhenti dari membangga-banggakan nenek moyang mereka yang telah mati, -hanyasanya nenek moyang mereka adalah arang neraka Jahannam- atau mereka lebih hina di sisi Allah dari hewan yang mendorong kotoran dengan hidungnya, sesungguhnya Allah telah menghapus dari kalian seruan Jahiliyyah dan berbangga-bangga dengan nenek moyang, (yang ada) hanyalah mukmin yang bertakwa atau pendosa yang celaka, semua manusia adalah anak Adam, sedangkan Adam tercipta dari tanah.” Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas. Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan gharib.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3891

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مُوسَى بْنِ أَبِي عَلْقَمَةَ الْفَرْوِيُّ الْمَدَنِيُّ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَدْ أَذْهَبَ اللَّهُ عَنْكُمْ عُبِّيَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ وَفَخْرَهَا بِالْآبَاءِ مُؤْمِنٌ تَقِيٌّ وَفَاجِرٌ شَقِيٌّ وَالنَّاسُ بَنُو آدَمَ وَآدَمُ مِنْ تُرَابٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ وَهَذَا أَصَحُّ عِنْدَنَا مِنْ الْحَدِيثِ الْأَوَّلِ وَسَعِيدٌ الْمَقْبُرِيُّ قَدْ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ وَيَرْوِي عَنْ أَبِيهِ أَشْيَاءَ كَثِيرَةً عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَقَدْ رَوَى سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَغَيْرُ وَاحِدٍ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ حَدِيثِ أَبِي عَامِرٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ


Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Musa bin Abu ‘Alqamah Al Farwi Al Madani] telah menceritakan kepadaku [ayahku] dari [Hisyam bin Sa’d] dari [Sa’id bin Abu Sa’id] dari [ayahnya] dari [Abu Hurairah radliallahu ‘anhu] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah telah menghilangkan dari diri kalian seruan-seruan Jahiliyah dan berbangga-bangga dengan nenek moyang, (yang ada hanyalah) seorang mukmin yang bertakwa atau seorang fajir (pendosa) yang celaka, semua manusia adalah anak Adam, dan Adam tercipta dari tanah.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan, dan menurut kami, hadits ini lebih shahih dari pada hadits yang pertama, sebab Sa’id Al Maqburi telah mendengar dari Abu Hurairah, dan dia juga meriwayatkan dari ayahnya banyak riwayat dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu. Hadits ini juga diriwayatkan oleh [Sufyan Ats Tsauri] dan yang lainnya dari [Hisyam bin Sa’d] dari [Sa’id Al Maqburi] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti hadits riwayat Abu ‘Amir dari Hisyam bin Sa’d.

Leave a Comment