Hadits Tirmidzi Nomor 3834-3848

Hadits Tirmidzi Nomor 3834

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ عَنْ زُهَيْرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ الطُّفَيْلِ بْنِ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْلَا الْهِجْرَةُ لَكُنْتُ امْرَأً مِنْ الْأَنْصَارِ وَبِهَذَا الْإِسْنَادِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ سَلَكَ الْأَنْصَارُ وَادِيًا أَوْ شِعْبًا لَكُنْتُ مَعَ الْأَنْصَارِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ


Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abu ‘Amir] dari [Zuhair bin Muhammad] dari [Abdullah bin Muhammad bin ‘Aqil] dari [Ath Thufail bin Ubay bin Ka’ab] dari [ayahnya] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sekiranya bukan karena hijrah, mungkin aku termasuk dari orang-orang Anshar.” Dan dengan isnad ini pula, (terdapat riwayat) dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Sekiranya orang-orang Anshar menapaki lembah atau jalan di antara dua bukit, sungguh aku akan menyertai orang-orang Anshar.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3835

حَدَّثَنَا بُنْدَارٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْأَنْصَارِ لَا يُحِبُّهُمْ إِلَّا مُؤْمِنٌ وَلَا يَبْغَضُهُمْ إِلَّا مُنَافِقٌ مَنْ أَحَبَّهُمْ فَأَحَبَّهُ اللَّهُ وَمَنْ أَبْغَضَهُمْ فَأَبْغَضَهُ اللَّهُ فَقُلْتُ لَهُ أَنْتَ سَمِعْتَهُ مِنْ الْبَرَاءِ فَقَالَ إِيَّايَ حَدَّثَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ


Telah menceritakan kepada kami [Bundar] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [‘Adi bin Tsabit] dari [Al Barra` bin ‘Azib] bahwa dia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam -atau dia berkata- Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda mengenai orang-orang Anshar: “Tidak ada yang mencintai mereka kecuali orang mukmin dan tidak ada yang membenci mereka kecuali orang munafik, barangsiapa mencintai mereka, maka Allah akan mencintainya, dan barangsiapa membenci mereka, maka Allah akan membencinya.” Lantas aku bertanya kepadanya; “Apakah kamu mendengarnya dari Al Barra`?” dia menjawab; “Ya, kepadaku lah dia bercerita.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits shahih.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3836

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَال سَمِعْتُ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ جَمَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَاسًا مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَالَ هَلْ فِيكُمْ أَحَدٌ مِنْ غَيْرِكُمْ قَالُوا لَا إِلَّا ابْنَ أُخْتٍ لَنَا فَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ ابْنَ أُخْتِ الْقَوْمِ مِنْهُمْ ثُمَّ قَالَ إِنَّ قُرَيْشًا حَدِيثٌ عَهْدُهُمْ بِجَاهِلِيَّةٍ وَمُصِيبَةٍ وَإِنِّي أَرَدْتُ أَنْ أَجْبُرَهُمْ وَأَتَأَلَّفَهُمْ أَمَا تَرْضَوْنَ أَنْ يَرْجِعَ النَّاسُ بِالدُّنْيَا وَتَرْجِعُونَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى بُيُوتِكُمْ قَالُوا بَلَى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ سَلَكَ النَّاسُ وَادِيًا أَوْ شِعْبًا وَسَلَكَتْ الْأَنْصَارُ وَادِيًا أَوْ شِعْبًا لَسَلَكْتُ وَادِيَ الْأَنْصَارِ أَوْ شِعْبَهُمْ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ


Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dia berkata; saya mendengar [Qatadah] dari [Anas radliallahu ‘anhu] dia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengumpulkan orang-orang dari Anshar, lalu beliau bersabda: “Apakah di antara kalian terdapat seseorang yang tidak berasal dari kaum kalian?” Mereka menjawab; “Tidak, kecuali sepupu kami.” Beliau bersabda: “Sesungguhnya sepupu kalian termasuk dari kaum kalian.” Kemudian beliau melanjutkan: “Sesungguhnya orang-orang Quraisy baru saja keluar dari jahiliyah dan mushibah yang mereka alami, oleh karena itu, aku ingin menghibur dan menjinakkan hati mereka, relakah kalian jika mereka pulang dengan membawa dunia sedangkan kalian pulang ke rumah-rumah kalian dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” mereka menjawab; “Tentu.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sekiranya orang-orang menapaki suatu lembah atau jalan (celah) di antara dua bukit, sedangkan kaum Anshar menapaki suatu lembah atau jalan (celah) di antara dua bukit (lainnya), sungguh aku akan menapaki lembah atau jalan (celah di antara dua bukit yang di lewati oleh kaum Anshar.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits shahih.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3837

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدِ بْنِ جُدْعَانَ حَدَّثَنَا النَّضْرُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّهُ كَتَبَ إِلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ يُعَزِّيهِ فِيمَنْ أُصِيبَ مِنْ أَهْلِهِ وَبَنِي عَمِّهِ يَوْمَ الْحَرَّةِ فَكَتَبَ إِلَيْهِ إِنِّي أُبَشِّرُكَ بِبُشْرَى مِنْ اللَّهِ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَلِذَرَارِيِّ الْأَنْصَارِ وَلِذَرَارِيِّ ذَرَارِيهِمْ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَقَدْ رَوَاهُ قَتَادَةُ عَنْ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ


Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani’] telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Ali bin Zaid bin Jud’an] telah menceritakan kepada kami [An Nadhr bin Anas] dari [Zaid bin Arqam] bahwa dia menulis surat bela sungkawa kepada Anas bin Malik karena musibah yang di alami oleh anggota keluarganya dan Kabilah pamannya ketika terjadi Perang Harrah (tentara Marwan yang menyerang Madinah). Maka Anas membalas suratnya; “Sesungguhnya aku beritahukan kepadamu kabar gembira dari Allah, karena sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, ampunilah orang-orang Anshar, anak-anak dan para wanita Anshar, serta anak cucunya orang-orang Anshar.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan telah diriwayatkan pula oleh [Qatadah] dari [An Nadhr bin Anas] dari [Zaid bin Arqam].”

Hadits Tirmidzi Nomor 3838

حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْخُزَاعِيُّ الْبَصْرِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ وَعَبْدُ الصَّمَدِ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ ثَابِتٍ الْبُنَانِيُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِي طَلْحَةَ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقْرِئْ قَوْمَكَ السَّلَامَ فَإِنَّهُمْ مَا عَلِمْتُ أَعِفَّةٌ صُبُرٌ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ


Telah menceritakan kepada kami [‘Abdah bin Abdullah Al Khuza’i Al Bashri] telah menceritakan kepada kami [Abu Daud] dan [Abdusshamad] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Tsabit Al Bunani] dari [ayahnya] dari [Anas bin Malik] dari [Abu Thalhah] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku: “Sampaikanlah salam kepada kaummu, karena sesungguhnya menurut sepengetahuanku mereka adalah orang-orang yang menjaga kehormatan dan penyabar.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3839

حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ حَدَّثَنِي الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى عَنْ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا إِنَّ عَيْبَتِيَ الَّتِي آوِي إِلَيْهَا أَهْلُ بَيْتِي وَإِنَّ كَرِشِيَ الْأَنْصَارُ فَاعْفُوا عَنْ مُسِيئِهِمْ وَاقْبَلُوا مِنْ مُحْسِنِهِمْ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ وَفِي الْبَاب عَنْ أَنَسٍ


Telah menceritakan kepada kami [Al Husain bin Huraits] telah menceritakan kepadaku [Al Fadhl bin Musa] dari [Zakariya bin Abu Za`idah] dari [‘Athiyah] dari [Abu Sa’id Al Khudri] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Ketahuilah sesungguhnya kerabat dekatku yang aku bertempat kepadanya adalah ahli baitku, dan sesungguhnya teman dekatku adalah kaum Anshar, oleh karena itu maafkanlah jika ada yang berbuat buruk di antara mereka dan terimalah jika ada orang yang berbuat baik di antara mereka.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan, dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Anas.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3840

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَسَنِ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْهَاشِمِيُّ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنِي صَالِحُ بْنُ كَيْسَانَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ يُوسُفَ بْنِ الْحَكَمِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ يُرِدْ هَوَانَ قُرَيْشٍ أَهَانَهُ اللَّهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ


Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Hasan] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Daud Al Hasyimi] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa’d] telah menceritakan kepadaku [Shalih bin Kaisan] dari [Az Zuhri] dari [Muhammad bin Abu Sufyan] dari [Yusuf bin Al Hakam] dari [Muhammad bin Sa’d] dari [ayahnya] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa merendahkan orang-orang Quraisy, maka Allah akan merendahkan dirinya.” Abu Isa berkata; “Hadits ini derajatnya gharib melalui jalur ini.” Telah menceritakan kepada kami [‘Abd bin Humaid] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Ya’qub bin Ibrahim bin Sa’d] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [ayahku] dari [Shalih bin Kaisan] dari [Ibnu Syihab] seperti hadits di atas dengan isnad ini.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3842

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَال سَمِعْتُ قَتَادَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْأَنْصَارُ كَرِشِي وَعَيْبَتِي وَإِنَّ النَّاسَ سَيَكْثُرُونَ وَيَقِلُّونَ فَاقْبَلُوا مِنْ مُحْسِنِهِمْ وَتَجَاوَزُوا عَنْ مُسِيئِهِمْ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ


Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dia berkata; saya mendengar [Qatadah] bercerita dari [Anas bin Malik] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Kaum Anshar adalah sahabat dekatku dan penjaga rahasiaku. Manusia akan menjadi banyak dan mereka (kaum Anshar) akan menjadi sedikit, maka terimalah kebaikan mereka dan ampunilah kejelekan mereka”. Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3843

حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا أَبُو يَحْيَى الْحِمَّانِيُّ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ طَارِقِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ أَذَقْتَ أَوَّلَ قُرَيْشٍ نَكَالًا فَأَذِقْ آخِرَهُمْ نَوَالًا قَالَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الْوَرَّاقُ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْأُمَوِيُّ عَنْ الْأَعْمَشِ نَحْوَهُ


Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] telah menceritakan kepada kami [Abu Yahya Al Himmani] dari [Al A’masy] dari [Thariq bin Abdurrahman] dari [Sa’id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah Engkau telah menimpakan siksaan kepada kaum Quraisy generasi pertama, maka limpahkanlah anugerah kepada generasi yang terakhir dari mereka.” Perawi berkata; Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib, telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab Al Warraq] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa’id Al Amawi] dari [Al A’masy] seperti hadits di atas.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3844

حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ دِينَارٍ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ جَعْفَرٍ الْأَحْمَرِ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِنِسَاءِ الْأَنْصَارِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ


Telah menceritakan kepada kami [Al Qasim bin Dinar Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur] dari [Ja’far Al Ahmar] dari [‘Atha` bin As Sa`ib] dari [Anas] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, ampunilah (dosa-dosa) kaum Anshar, dan anak-anak kaum Anshar dan cucu-cucu kaum Anshar serta para wanita kaum Anshar.” Abu Isa berkata; “Dari jalur ini, hadits ini adalah hadits hasan gharib.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3845

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ الْأَنْصَارِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِ دُورِ الْأَنْصَارِ أَوْ بِخَيْرِ الْأَنْصَارِ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بَنُو النَّجَّارِ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ بَنُو عَبْدِ الْأَشْهَلِ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ بَنُو الْحَارِثِ بْنِ الْخَزْرَجِ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ بَنُو سَاعِدَةَ ثُمَّ قَالَ بِيَدِهِ فَقَبَضَ أَصَابِعَهُ ثُمَّ بَسَطَهُنَّ كَالرَّامِي بِيَدَيْهِ قَالَ وَفِي دُورِ الْأَنْصَارِ كُلِّهَا خَيْرٌ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَقَدْ رُوِيَ هَذَا أَيْضًا عَنْ أَنَسٍ عَنْ أَبِي أُسَيْدٍ السَّاعِدِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ


Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Laits bin Sa’d] dari [Yahya bin Sa’id Al Anshari] bahwa dia mendengar [Anas bin Malik] berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidakkah kalian mau aku beritahukan sebaik-baik rumah kaum Anshar atau sebaik-baik kaum Anshar?” mereka menjawab; “Tentu wahai Rasulullah.” Beliau bersabda: “Yaitu Bani Najjar, kemudian setelah mereka yaitu Bani Abdul Asyhal, kemudian setelah mereka yaitu Bani Al Harits bin Al Khazraj, kemudian setelah mereka yaitu Bani Sa’idah.” Kemudian beliau mengisyaratkan dengan mengepalkan jarijarinya dan melepaskannya lagi bagaikan orang yang habis melempar dengan tangannaya.” Kemudian beliau melanjutkan: “dan dalam rumah kaum Anshar, semuanya baik.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan hadits ini juga di riwayatkan pula dari [Anas] dari [Abu Usaid As Sa’idi] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3846

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَال سَمِعْتُ قَتَادَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِي أُسَيْدٍ السَّاعِدِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ دُورِ الْأَنْصَارِ دُورُ بَنِي النَّجَّارِ ثُمَّ دُورُ بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ ثُمَّ بَنِي الْحَارِثِ بْنِ الْخَزْرَجِ ثُمَّ بَنِي سَاعِدَةَ وَفِي كُلِّ دُورِ الْأَنْصَارِ خَيْرٌ فَقَالَ سَعْدٌ مَا أَرَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا قَدْ فَضَّلَ عَلَيْنَا فَقِيلَ قَدْ فَضَّلَكُمْ عَلَى كَثِيرٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَأَبُو أُسَيْدٍ السَّاعِدِيُّ اسْمُهُ مَالِكُ بْنُ رَبِيعَةَ وَقَدْ رُوِيَ نَحْوَ هَذَا عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَوَاهُ مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ وَعُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ


Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dia berkata; saya mendengar [Qatadah] bercerita dari [Anas bin Malik] dari [Abu Usaid as Sa’idi] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebik-baik rumah kaum Anshar adalah rumah Bani Najjar, kemudian rumah Bani Abdul Asyhal kemudian Bani Al Harits bin Al Khazraj kemudian Bani Sa’idah, dan setipa rumah kaum Anshar adalah baik.” Maka Sa’d berkata; “Aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kecuali beliau selalu mengutamakan kami, dan di katakan pula; “Sungguh kalian telah di beri keutamaan yang sangat banyak.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih, sedangkan Abu Usaid As Sa’idi namanya adalah Malik bin Rabi’ah’ah, dan di riwayatkan pula seperti (hadits di atas) dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan [Ma’mar] juga telah meriwayatkan dari [Az Zuhri] dari [Abu Salamah] dan [‘Ubaidullah bin Abdullah bin ‘Utbah] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3847

حَدَّثَنَا أَبُو السَّائِبِ سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ بَشِيرٍ عَنْ مُجَالِدٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ دِيَارِ الْأَنْصَارِ بَنُو النَّجَّارِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ


Telah menceritakan kepada kami [Abu As Sa`ib Salm bin Junadah] telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Basyir] dari [Mujalid] dari [Asy Sya’bi] dari [Jabir bin Abdullah] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik rumah kaum Anshar adalah Bani Najjar.” Abu Isa berkata; “Dari jalur ini, hadits ini adalah hadits gharib.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3848

حَدَّثَنَا أَبُو السَّائِبِ سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ بَشِيرٍ عَنْ مُجَالِدٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ الْأَنْصَارِ بَنُو عَبْدِ الْأَشْهَلِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ


Telah menceritakan kepada kami [Abu As Sa`ib Salm bin Junadah] telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Basyir] dari [Mujalid] dari [Asy Sya’bi] dari [Jabir bin Abdullah] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik tempat tinggal orang-orang Anshar adalah Bani Najjar.” Abu Isa berkata; “dari jalur ini, hadits ini adalah hadits gharib.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3849

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ عَمْرِو بْنِ سُلَيْمٍ الزُّرَقِيِّ عَنْ عَاصِمِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا كُنَّا بِحَرَّةِ السُّقْيَا الَّتِي كَانَتْ لِسَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ائْتُونِي بِوَضُوءٍ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ قَامَ فَاسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ عَبْدَكَ وَخَلِيلَكَ وَدَعَا لِأَهْلِ مَكَّةَ بِالْبَرَكَةِ وَأَنَا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ أَدْعُوكَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ أَنْ تُبَارِكَ لَهُمْ فِي مُدِّهِمْ وَصَاعِهِمْ مِثْلَيْ مَا بَارَكْتَ لِأَهْلِ مَكَّةَ مَعَ الْبَرَكَةِ بَرَكَتَيْنِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَفِي الْبَاب عَنْ عَائِشَةَ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ وَأَبِي هُرَيْرَةَ


Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi] dari [‘Amru bin Sulaim az Zuraqi] d ari [‘Ashim bin ‘Amru] dari [Ali bin Abu Thalib] dia berkata; “Kami keluar bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hingga ketika kami sampai di derah Harrah Suqya -yaitu (daerah pemukiman) Sa’d bin Abu Waqash- maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Berikanlah kepadaku air wudlu’.” Kemudian beliau berwudlu’, setelah itu beliau menghadapkan wajahnya ke kiblat sambil mengucapkan: “Ya Allah, sesungguhnya Ibrahim adalah hamba-Mu dan kekasih-Mu, dan dia telah mendo’akan penduduk Makkah dengan keberkahan, sedangkan aku juga hamba-Mu dan rasul-Mu, aku berdo’a kepada Engkau untuk penduduk Madinah, supaya Engkau memberkahi mereka dalam mud dan sha’ (takaran) mereka sebagaimana Engaku memberkahi penduduk Makkah satu keberkahan dengan dua keberkahan.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Aisyah, Abdullah bin Zaid dan Abu Hurairah.

Leave a Comment