Hadits Tirmidzi Nomor 3772-3786

Hadits Tirmidzi Nomor 3772

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي شُعَيْبٍ الْحَرَّانِيُّ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ الْحَرَّانِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَبِي عَامِرٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ فَقَالَ يَا أَبَا مُحَمَّدٍ أَرَأَيْتَ هَذَا الْيَمَانِيَّ يَعْنِي أَبَا هُرَيْرَةَ أَهُوَ أَعْلَمُ بِحَدِيثِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْكُمْ نَسْمَعُ مِنْهُ مَا لَا نَسْمَعُ مِنْكُمْ أَوْ يَقُولُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَمْ يَقُلْ قَالَ أَمَّا أَنْ يَكُونَ سَمِعَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَمْ نَسْمَعْ فَلَا أَشُكُّ إِلَّا أَنَّهُ سَمِعَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَمْ نَسْمَعْ وَذَاكَ أَنَّهُ كَانَ مِسْكِينًا لَا شَيْءَ لَهُ ضَيْفًا لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدُهُ مَعَ يَدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكُنَّا نَحْنُ أَهْلَ بُيُوتَاتٍ وَغِنًى وَكُنَّا نَأْتِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَرَفَيْ النَّهَارِ فَلَا أَشُكُّ إِلَّا أَنَّهُ سَمِعَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَمْ نَسْمَعْ وَلَا نَجِدُ أَحَدًا فِيهِ خَيْرٌ يَقُولُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَمْ يَقُلْ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ وَقَدْ رَوَاهُ يُونُسُ بْنُ بُكَيْرٍ وَغَيْرُهُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ


Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdurrahman] telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Abu Syu’aib Al Harrani] telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah Al Harrani] dari [Muhammad bin Ishaq] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Malik bin Abu ‘Amir] dia berkata; seorang laki-laki datang menemui [Thalhah bin Ubaidillah] seraya berkata; “Wahai Abu Muhammad, apakah anda tahu orang dari Yaman ini -maksudnya Abu Hurairah-, apakah dia lebih mengetahui tentang hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari pada kalian?, karena kami telah mendengar darinya apa yang belum pernah kami mendengarnya dari kalian, atau dia cuma mengatakan atas nama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sesuatu yang belum pernah beliau sabdakan.” Thalhah berkata; “Adapun perkataannya, bahwa dia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terhadap sesuatu yang belum pernah kami dengar, maka aku tidak ragu lagi akan hal itu, bahwa dia memang mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sesuatu yang belum pernah kami dengar, sebab dia adalah orang miskin yang tidak memiliki sesuatu, dia sebagai tamu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. tangannya selalu menyertai tangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sedangkan kami memiliki rumah-rumah dan selalu kecukupan, kami datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam hanya di awal dan di akhir siang, maka aku tidak ragu lagi bila dia mendengar sesuatu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apa yang tidak kami dengar, dan kami juga tidak pernah mendapati seseorang yang memiliki kebaikan, yang berkata atas nama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terhadap sesuatu yang tidak beliau katakan.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengenalnya kecuali dari hadits Muhammad bin Ishaq, [Yunus bin Bukair] dan yang lain juga meriwayatkan hadits tersebut dari [Muhammad bin Ishaq].”

Hadits Tirmidzi Nomor 3773

حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ آدَمَ ابْنِ بِنْتِ أَزْهَرَ السَّمَّانِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا أَبُو خَلْدَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الْعَالِيَةِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّنْ أَنْتَ قَالَ قُلْتُ مِنْ دَوْسٍ قَالَ مَا كُنْتُ أَرَى أَنَّ فِي دَوْسٍ أَحَدًا فِيهِ خَيْرٌ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ وَأَبُو خَلْدَةَ اسْمُهُ خَالِدُ بْنُ دِينَارٍ وَأَبُو الْعَالِيَةِ اسْمُهُ رُفَيْعٌ


Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Adam cucunya Azhar As Saman] telah menceritakan kepada kami [Abdus Shamad bin Abdul Warits] telah menceritakan kepada kami [Abu Khaldah] telah menceritakan kepada kami [Abu ‘Aliyah] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku: “Dari manakah asalmu?”, aku berkata; “Dari Daus.” Beliau bersabda: “Aku belum pernah melihat di suku Daus terdapat seseorang yang baik.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib, dan Abu Khaldah nama aslinya adalah Khalid bin Dinar, sedangkan Abu Aliyah nama aslinya adalah Rufai’.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3774

حَدَّثَنَا عِمْرَانُ بْنُ مُوسَى الْقَزَّازُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا الْمُهَاجِرُ عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ الرِّيَاحِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتَمَرَاتٍ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ فِيهِنَّ بِالْبَرَكَةِ فَضَمَّهُنَّ ثُمَّ دَعَا لِي فِيهِنَّ بِالْبَرَكَةِ فَقَالَ خُذْهُنَّ وَاجْعَلْهُنَّ فِي مِزْوَدِكَ هَذَا أَوْ فِي هَذَا الْمِزْوَدِ كُلَّمَا أَرَدْتَ أَنْ تَأْخُذَ مِنْهُ شَيْئًا فَأَدْخِلْ فِيهِ يَدَكَ فَخُذْهُ وَلَا تَنْثُرْهُ نَثْرًا فَقَدْ حَمَلْتُ مِنْ ذَلِكَ التَّمْرِ كَذَا وَكَذَا مِنْ وَسْقٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَكُنَّا نَأْكُلُ مِنْهُ وَنُطْعِمُ وَكَانَ لَا يُفَارِقُ حِقْوِي حَتَّى كَانَ يَوْمُ قَتْلِ عُثْمَانَ فَإِنَّهُ انْقَطَعَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ مِنْ غَيْرِ هَذَا الْوَجْهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ


Telah menceritakan kepada kami [Imran bin Musa Al Qazzaz] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] telah menceritakan kepada kami [Al Muhajir] dari [Abu ‘Aliyah Ar Riyahi] dari [Abu Hurairah] dia berkata; “(Pada suatu hari) aku datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dengan membawa kurma, lalu aku berkata; “Wahai Rasulullah, berdoalah untukku dengan keberkahan kurma ini, ” Maka beliau menata kurma itu di depannya, kemudian beliau mendoakanku dengan keberkahan kurma tersebut. Beliau bersabda: “ambillah kurma-kurma tersebut dan tempatkan di dalam karungmu ini, jika kamu ingin mengambil sedikit darinya, maka masukkan tanganmu ke dalam karung itu dan jangan kamu tebarkan (tumpah ruahkan), ” Maka aku membawanya sekian dan sekian wasaq di jalan Allah, kami memakannya dan memberi makan orang dengannya, dan karung itu tak pernah lepas dari ikat sarungku, namun ketika Utsman terbunuh, karung itu terputus (terjatuh).” Abu Isa berkata; “Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini, dan hadits ini juga diriwayatkan dari selain jalur ini dari Abu Hurairah.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3775

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ سَعِيدٍ الْمُرَابِطِيُّ حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ حَدَّثَنَا أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَافِعٍ قَالَ قُلْتُ لِأَبِي هُرَيْرَةَ لِمَ كُنِّيتَ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ أَمَا تَفْرَقُ مِنِّي قُلْتُ بَلَى وَاللَّهِ إِنِّي لَأَهَابُكَ قَالَ كُنْتُ أَرْعَى غَنَمَ أَهْلِي وَكَانَتْ لِي هُرَيْرَةٌ صَغِيرَةٌ فَكُنْتُ أَضَعُهَا بِاللَّيْلِ فِي شَجَرَةٍ فَإِذَا كَانَ النَّهَارُ ذَهَبْتُ بِهَا مَعِي فَلَعِبْتُ بِهَا فَكَنَّوْنِي أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ


Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Sa’id Al Murabithi] telah menceritakan kepada kami [Rauh bin ‘Ubadah] telah menceritakan kepada kami [Usamah bin Zaid] dari [Abdullah bin Rafi’] dia berkata; aku berkata kepada [Abu Hurairah]; “Kenapa anda di juluki dengan Abu Hurairah?” dia menjawab; “apakah kamu mengkhawatirkanku?” jawabku; “Ya, demi Allah, sungguh aku mengkhawatirkanmu.” Abu Hurairah berkata; “Dahulu aku seorang penggembala kambing miliki keluargaku, dan aku memiliki seekor kucing kecil, jika malam hari, aku menaruhnya di pepohonan, dan jika siang hari, aku pergi dan bermain bersamanya, oleh karena itu, aku di juluki dengan Abu Hurairah.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan gharib.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3776

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ وَهْبِ بْنِ مُنَبِّهٍ عَنْ أَخِيهِ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ لَيْسَ أَحَدٌ أَكْثَرَ حَدِيثًا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنِّي إِلَّا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو فَإِنَّهُ كَانَ يَكْتُبُ وَكُنْتُ لَا أَكْتُبُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ


Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin ‘Uyainah] dari [‘Amru bin Dinar] dari [Wahb bin Munabbih] dari [saudaranya yaitu Hammam bin Munabbih] dari [Abu Hurairah] dia berkata; “Tidak ada seorang pun yang banyak meriwayatkan hadits dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam melebihi diriku selain Abdullah bin ‘Amru, sebab ia selalu menulis sedang aku tidak.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3777

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا أَبُو مُسْهِرٍ عَبْدُ الْأَعْلَى بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عُمَيْرَةَ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لِمُعَاوِيَةَ اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ هَادِيًا مَهْدِيًّا وَاهْدِ بِهِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ


Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] telah menceritakan kepada kami [Abu Mushir ‘Abdul A’la bin Mushir] dari [Sa’id bin Abdul Aziz] dari [Rabi’ah bin Yazid] dari [Abdurrahman bin Abu ‘Umairah] -salah seorang dari sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam-, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau berdo’a kepada Mu’awiyah: “Ya Allah jadikanlah ia pemberi hidayah yang mendapat hidayah dan berilah hidayah melalui perantaraannya.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan gharib.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3778

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ وَاقِدٍ عَنْ يُونُسَ بْنِ حَلْبَسٍ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ قَالَ لَمَّا عَزَلَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ عُمَيْرَ بْنَ سَعْدٍ عَنْ حِمْصَ وَلَّى مُعَاوِيَةَ فَقَالَ النَّاسُ عَزَلَ عُمَيْرًا وَوَلَّى مُعَاوِيَةَ فَقَالَ عُمَيْرٌ لَا تَذْكُرُوا مُعَاوِيَةَ إِلَّا بِخَيْرٍ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ اهْدِ بِهِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ قَالَ وَعَمْرُو بْنُ وَاقِدٍ يُضَعَّفُ


Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad An Nufaili] telah menceritakan kepada kami [‘Amru bin Waqid] dari [Yunus bin Halbas] dari [Abu Idris Al Khaulani] dia berkata; “Ketika Umar bin Khatthab mencopot Jabatan ‘Umair bin Sa’d atas wilayah Himsha dan di gantikan oleh Mu’awiyah, maka orang-orang berkata; “Beliau telah melengserkan Uwaimir dan menobatkan Mu’awiyah sebagai gantinya.” Lantas [‘Umair bin Sa’d] berkata; “Janganlah kalian menyebut-nyebut Mu’awiyah kecuali kebaikan, karena aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, berilah dia petunjuk.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits gharib, ia melanjutkan; “‘Amru bin Waqid periwayatannya didha’ifkan (lemah).”

Hadits Tirmidzi Nomor 3779

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ مِشْرَحِ بْنِ هَاعَانَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْلَمَ النَّاسُ وَآمَنَ عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ ابْنِ لَهِيعَةَ عَنْ مِشْرَحِ بْنِ هَاعَانَ وَلَيْسَ إِسْنَادُهُ بِالْقَوِيِّ


Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi’ah] dari [Misyrah bin Ha’an] dari [‘Uqbah bin ‘Amir] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Orang-orang (penduduk Makkah) berbondong-bondong masuk Islam (karena takut) sedangkan ‘Amru bin ‘Ash beriman (lantaran cinta).” Abu Isa berkata; ‘Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Ibnu Lahi’ah dari Misyrah bin Ha’an sementara isnadnya tidak kuat (lemah).”

Hadits Tirmidzi Nomor 3780

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ أَخْبَرَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ نَافِعِ بْنِ عُمَرَ الْجُمَحِيِّ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ قَالَ قَالَ طَلْحَةُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ مِنْ صَالِحِي قُرَيْشٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ إِنَّمَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ نَافِعِ بْنِ عُمَرَ الْجُمَحِيِّ وَنَافِعٌ ثِقَةٌ وَلَيْسَ إِسْنَادُهُ بِمُتَّصِلٍ وَابْنُ أَبِي مُلَيْكَةَ لَمْ يُدْرِكْ طَلْحَةَ


Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur] telah mengabarkan kepada kami [Abu Usamah] dari [Nafi’ bin Umar Al Jumahi] dari [Ibnu Abu Mulaikah] dia berkata; [Thalhah bin Ubaidillah] berkata; aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya ‘Amru bin ‘Ash termasuk orang Quraisy yang terbaik.” Abu Isa berkata; “Hadits ini hanya kami ketahui dari hadits (riwayat) Nafi bin Umar Al Jumahi, dan Nafi’ adalah orang yang tsiqah, namun isnadnya tidak muttashil (bersambung), karena Ibnu Mulaikah tidak bertemu dengan Thalhah.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3781

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ نَزَلْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْزِلًا فَجَعَلَ النَّاسُ يَمُرُّونَ فَيَقُولُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ هَذَا يَا أَبَا هُرَيْرَةَ فَأَقُولُ فُلَانٌ فَيَقُولُ نِعْمَ عَبْدُ اللَّهِ هَذَا وَيَقُولُ مَنْ هَذَا فَأَقُولُ فُلَانٌ فَيَقُولُ بِئْسَ عَبْدُ اللَّهِ هَذَا حَتَّى مَرَّ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ فَقَالَ مَنْ هَذَا فَقُلْتُ هَذَا خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ فَقَالَ نِعْمَ عَبْدُ اللَّهِ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ سَيْفٌ مِنْ سُيُوفِ اللَّهِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ وَلَا نَعْرِفُ لِزَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ سَمَاعًا مِنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَهُوَ عِنْدِي حَدِيثٌ مُرْسَلٌ قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ


Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Hisyam bin Sa’d] dari [Zaid bin Aslam] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Kami singgah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di suatu tempat, lalu ada orang-orang yang lewat di depan beliau, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapakah ini wahai Abu Hurairah?” jawabku; “Fulan.” Beliau bersabda: “Alangkah baiknya hamba Allah ini.” beliau bersabda lagi: “Lalu siapakah orang ini?” jawabku; “Dia adalah fulan.” Beliau bersabda: “Alangkah buruknya hamba Allah ini.” hingga Khalid bin Walid lewat, maka beliau bertanya: “Siapakah ini?” jawabku; “Dia adalah Khalid bin Walid.” beliau bersabda: “Alangkah baiknya hamba Allah Khalid bin Walid, salah satu pedang dari pedang-pedang Allah.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak pernah mengetahui Zaid bin Aslam mendengar dari Abu Hurairah, dan menurutku hadits ini adalah hadits mursal. Abu Isa berkata; “Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Abu Bakar As Shiddiq.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3782

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْبَرَاءِ قَالَ أُهْدِيَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَوْبُ حَرِيرٍ فَجَعَلُوا يَعْجَبُونَ مِنْ لِينِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَعْجَبُونَ مِنْ هَذَا لَمَنَادِيلُ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ فِي الْجَنَّةِ أَحْسَنُ مِنْ هَذَا وَفِي الْبَاب عَنْ أَنَسٍ قَالَ أَبُو عِيسَى وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ


Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Waki’] dari [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Barra`] dia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam diberi hadiah sehelai kain sutra. Maka para sahabat pun merasa kagum karena lembutnya. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya: “Apakah kalian merasa kagum dengannya?” Mereka menjawab; “Benar ya Rasulullah! beliau bersabda: “Sesungguhnya sapu tangan Sa’d bin Mu’adz di surga lebih baik dari pada ini.” Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Anas, Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3783

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَجَنَازَةُ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ اهْتَزَّ لَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ أُسَيْدِ بْنِ حُضَيْرٍ وَأَبِي سَعِيدٍ وَرُمَيْثَةَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ


Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] bahwa dia mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jenazah Sa’d bin Mu’adz berada di antara mereka (para Malaikat) membuat ‘Arsy ar Rahman bergetar.” Perawi (Abu Isa) berkata; “Dan dalam dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Usaid bin Hudlair, Abu Sa’id dan Rumaitsah. Abu Isa mengatakan; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3784

حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ لَمَّا حُمِلَتْ جَنَازَةُ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ قَالَ الْمُنَافِقُونَ مَا أَخَفَّ جَنَازَتَهُ وَذَلِكَ لِحُكْمِهِ فِي بَنِي قُرَيْظَةَ فَبَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ الْمَلَائِكَةَ كَانَتْ تَحْمِلُهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ


Telah menceritakan kepada kami [‘Abd bin Humaid] telah mengabarkan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma’mar] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik] dia berkata; “Ketika jenazah Sa’d bin Mu’adz di usung (ke pemakaman), orang-orang munafik berkata; “Alangkah ringan jenazah ini, hal itu mungkin karena keputusannya terhadap Bani Quraidlah.” Ternyata perkataan mereka sampai kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, maka beliau bersabda: “Sesungguhnya para Malaikat ikut mengusung jenazahnya Sa’d.” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3785

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَرْزُوقٍ الْبَصْرِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ ثُمَامَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ قَيْسُ بْنُ سَعْدٍ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَنْزِلَةِ صَاحِبِ الشُّرَطِ مِنْ الْأَمِيرِ قَالَ الْأَنْصَارِيُّ يَعْنِي مِمَّا يَلِي مِنْ أُمُورِهِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ الْأَنْصَارِيِّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيُّ نَحْوَهُ وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ قَوْلَ الْأَنْصَارِيِّ


Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Marzuq Al Bashri] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah Al Anshari] telah menceritakan kepadaku [ayahku] dari [Tsumamah] dari [Anas] dia berkata; “Kedudukan Qais bin Sa’d dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ibarat kedudukan tentara (terdepan sebagai kelompok yang berani mati) dengan seorang komandan.” [Al Anshari] mengatakan; “yaitu karena dialah yang selalu melaksanakan mandat dari beliau.” Abu Isa mengatakan; “Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Al Anshari. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah Al Anshari] seperti hadits di atas, namun ia tidak menyebutkan perkataan Anshari di dalam hadits.”

Hadits Tirmidzi Nomor 3786

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ جَاءَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ بِرَاكِبِ بَغْلٍ وَلَا بِرْذَوْنٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ


Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Jabir bin Abdullah] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam datang menjengukku tanpa mengendarai seekor bighal dan juga kuda (yakni; berjalan kaki).” Abu Isa berkata; “Hadits ini adalah hadits hasan shahih.”

Leave a Comment